Home » » FAKTA SERANGGA DAPAT DIMAKANAN MANUSIA DI DUNIA

FAKTA SERANGGA DAPAT DIMAKANAN MANUSIA DI DUNIA

Menu belalang, makan belalang, belalang dimasak
Di belahan dunia ini ternyata banyak keunikan tersendiri yang sangat tidak lazim menurut sebagian kita, tetapi biasa menurut sebagian orangnya, misalnya makan serangga bagi kita mungkin tidak lajim. Di negara-negara maju seperti di Amerika atau negara di Eropa, perburuan serangga untuk dimakan ternyata banyak dilakukan, tetapi tujuannya sebagian besar adalah untuk gaya hidup. Banyak orang di negara-negara maju tersebut menyukai gaya hidup di alam bebas atau alam liar, termasuk cara mendapatkan makanan. Bagi mereka, serangga merupakan makanan favorit yang sering diburu. Aneka buku dan ribuan resep serta situs-situs di internet tentang mengolah serangga sebagai bahan makanan telah dibuang dan dikembangkan oleh kelompok masyarakat di negara tersebut.

Beberapa Fakta bahwa serangga terutama belalang dapat dimakan manusia diseluruh belahan dunia:

Ada kelompok masyarakat tertentu, terutama di Afrika dan beberapa kelompok di Asia, konsumsi larva dan serangga dewasa ternyata memberikan sumbangan zat gizi yang sangat berarti. Sebagian besar serangga kaya akan protein (40-60 persen) dan lemak (10-15 persen). Selain nilai gizinya yang tinggi ternyata serangga juga enak dan pengolahannya pun mudah, serangga dewasa hanya membutuhkan dibuang kulit kerasnya sebelum dapat digoreng atau disangrai (digoreng tanpa minyak). Larva serangga, baik dalam bentuk serangga muda maupun ulat, (sering disebut caterpillar) dapat langsung dimasak.

Di Afrika, fase migrasi belalang dan populasinya berada dalam jumlah yang luar biasa hingga pernah membuat langit mejadi gelap karena sekumpulan besar belalang terbang bersamaan. Belalang yang luar biasa banyaknya menjadi mudah ditangkap dan dipanen disebut locust atau locustana. Dalam fase nonmigrasi, jumlahnya lebih sedikit. Biasanya, belalang

atau grasshopper hidup di lapangan atau padang rumput. Belalang merupakan bahan makanan yang cukup banyak dan sangat digemari di berbagai negara.

Di Zimbabwe terdapat ritual makan belalang yang menarik, locustana ini dikumpulkan sebelum pajar tiba saat serangga tersebut masih malas-malasan tidak aktif. Kemudian ditangkap beramai-ramai, lalu belalang tersebut direbus dalam air mendidih dan dijemur sampai kering selama satu-dua hari. Jika akan diolah, sayap dan kakinya dilepaskan dan dibuang. Lalu, locustana kering direndam dalam air hingga air terserap dan dimasak dengan bawang merah, tomat, dan ayakan kacang tanah yang sudah diberi bumbu.

menu makan belalang, gorengan belalang, belalang masak

Di Etiopia, locustana ditumbuk dan direbus dengan susu, atau dikeringkan dan digiling menjadi tepung. Tepung Locustana ini kemudian dicampur dengan minyak sayur dan dipanggang menghasilkan makanan sejenis cake.

Di banyak negara Afrika, belalang segar disangrai, diberi garam dan dikonsumsi sebagai makanan ringan (snack). Produk ini sangat tinggi kandungan proteinnya dan mengandung lemak dalam jumlah yang cukup untuk manusia.

Di Bangkok, sejenis jangkrik, bahkan satu jenis kecoa tertentu, baik dalam bentuk serangga dewasa maupun telurnya, sudah biasa dikonsumsi bagi golongan masyarakat tertentu.

Di Thailand anak-anak mengumpulkan telur dari sejenis serangga kecoa yang banyak terdapat ditempat tertentu di Thailand untuk digoreng dan dimasak menjadi makanan pembuka.

Di Indonesia sendiri sempat juga mengalami trent makan jangkrik dan booming jangkrik. Saat itu beragam masakan jangkrik jadi primadona seperti: jangkrik goreng, jangkrik sangrai dan peyek jangkrik. Makanan ini bahkan sampai dijualbelikan dengan kemasan sebagai lauk dan makanan ringan yang dikirim kebeberapa daerah di Indonesia.

Demikian tentang fakta serangga dapat dimakan manusia di dunia, ayo bro ada mau mencoba atau mungkin udah ada yang pernah mencoba mencicipinya?..pasti enak ya? hehe.. nice try..th4nks..ya.. 

Dari :  http://citraremajagaul.blogspot.com/...terimakasih sudah berkunjung..salam kenal ya Th4nks.. 

0 komentar:

Posting Komentar


Diberdayakan oleh Blogger.