Home » , » CARA BEROLAHRAGA DAN MEMILIH OLAHRAGA YANG BAIK BAGI REMAJA

CARA BEROLAHRAGA DAN MEMILIH OLAHRAGA YANG BAIK BAGI REMAJA

Sobat CCRG-, Remaja sangat perlu sekali berolah raga untuk menjaga fitalitas dan kesehatan tubuhnya. Para Remaja disarankan untuk berolahraga 35-60 menit setiap hari. Secara umum, olahraga terbagi atas 3 jenis. masing-masing jenis memiliki fungsi spesifik bagi kesehatan. Dengan mengombinasikan jenis-jenis olahraga tertentu, maka olahraga itu sangat bermanfaat secara lengkap buat tubuh dan pertumbuhan. Dan vitalitas yang tinggi untuk mendukung konsen belajar kamu akan bisa kamu dapatkan. Jenis- jenis olahraga yang cocok untuk remaja ini yaitu :

Aerobik. Olahraga yang mendorong penggunaan otot-otot besar pada tubuh secara teratur seperti lompat tali, bersepeda, berlari, atau maen putsal. Penting untuk menjaga kesehatan dan kekuatan jantung dan sistem pernafasan. Sebaiknya aerobik dilakukan minimal 20 menit setiap hari agar manfaatnya lebih optimal dirasakan oleh tubuh kamu.

Ketahanan. Olahraga yang mendorong penggunaan otot dengan tujuan untuk melatih dan memperkuat otot. Otot yang kuat penting untuk menjaga agar kita tidak mudah jatuh dan bebas beraktivitas. Contohnya adalah push-up atau sit-up atau olah raga fitnes dengan beban yang disesuai dengan kemampuan kamu.

Penguatan tulang. Olahraga yang difokuskan untuk memberi beban pada tulang guna mendorong pertumbuhan dan perkembangan tulang yang kuat dan sehat. Masa kanak-kanak dan remaja adalah masa pertumbuhan tulang yang optimal, karena itu sangatlah penting untuk mendukung pertumbuhan tulang sejak dini. Yang termasuk didalamnya adalah lompat tali, berlari, basket, atau tenis.

Hal- hal yang perlu diperhatikan bagi remaja dalam berolahraga, bahwa remaja adalah individu yang akan berkembang menuju ke arah kedewasaan. Pertumbuhan dan perkembangan setiap remaja tidaklah sama. Oleh karena itu, pada saat olahraga anak-anak hendaknya dikelompokkan menurut tingkat maturitas dan postur tubuhnya, bukan berdasatkan usia mereka. Pada olahraga yang memerlukan integrasi system saraf, otot, dan moptorik dilakukan pada remaja yang lebih tua karena kematangan struktur dan fisiologi menjadi sempurna pada akhir masa awal-awal remaja.

Setelah mencapai usia puncak pertumbuhan, latihan akan meningkatkan uptake oksigen lebih maksimal dibandingkan jika pada saat sebelum mencapai usia pubertas. Kapasitas jantung-paru dan uptake oksigen ini akan meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Kapasitas jantung-paru ini merupakan komponen terpenting kebugaran jasmani. Jadi, Hey para remaja! Jauhilah rokok! Akan lebih gaya, lebih keren, serta tentunya lebih bugar dengan berolahraga dari pada dengan asap rokok.


Sumber: Disarikan dari berbagai sumber !!
Dari: http://citraremajagaul.blogspot.com/...terimakasih sudah berkunjung ya...salam kenal.

0 komentar:

Posting Komentar


Diberdayakan oleh Blogger.