Home » » PUISI - KETIKA CINTA TERLARANG

PUISI - KETIKA CINTA TERLARANG

KETIKA CINTA TERLARANG
Hadir mu telah merubah dunia ku
dari gelap kecahaya, dari malam ke cerahnya pagi
bagai embun di sisi bukit yang berkilauan 
bagai daun melayang ditiup angin senja.

Hadir mu juga menggetarkan jiwa ku
mengusik seluruh pembuluh ragaku
merasuk sukma menanam sejuta makna.
 
Aduhai..kekasih, cinta apakah yang telah bersemi
ketika kudaki ternyata tebing terjal telah menanti
menggenggam tanganmu terasa duri dan api
menatapmu terasa berdiri di lautan asap dan kabut
yang melukai mata, membunuh hati perawan cinta. 

Andai sejak dulu, dulu kupinta
ketika embun pagi belum bersimpuh pasir pantai
ketika hatimu masih perawan di cawan anggur
ketika dosa bukan noda cintaku pada mu.
karena mencintaimu membakar istana suci mu.
aku tak mau menari di atas nyanyian api.

Cinta ini memang terlarang
biarlah sembunyi rumpun perdu
hanya bisa menyenandungkan nyanyian pilu
Cintaku laksana buih di bibir pantai
dan pantai adalah cintanya pada mu.
maafkan aku.......!!

Medio Kota Hujan Bandung '2013
 

0 komentar:

Posting Komentar


Diberdayakan oleh Blogger.