FILM SERIAL TELEVISI PANGAKO SA'YO (JANJIKU) - MARIA AMOR


CCRG Remaja---Aduh.. tidur agak larut malam dari biasanya, tetapi tidak terasa karena serunya nonton Film serial Pangako Sa'yo di MNCTV setiap hari pukul 20.00 - 22.00 WIB. Pangako dSayo Lagu Asli Soundtrak Film Serial Televisi yang berjudul Pangako Sayo dinyanyikan oleh Vina Morales, lagu ini juga dinyanyikan ulang dan dipopulerkan kembali oleh Daniel Padilla yang merupakan pemeran utama dalam serial drama romantis televisi besutan asal sebuah negara republik di Asia Tenggara, sebelah utara Indonesia, dan Malaysia. yaitu Filipina.





Pangako Sa'yo sendiri sebagai serial televisi romantis melodrama Filipina yang Populer tahun 2015 adalah sinetron yang digarap ulang berdasarkan cerita Sinetron Filipina tahun 2010 yang berjudul sama, yang dibintangi oleh Kathryn Bernardo, Deniel Padilla, Jodi Sta. Maria, Angelica Panganiban, Dahlan Veneracion. Pertama kali ditayangkan oleh ABS-CBN dari tanggal 25 Mei 2015 sampai 12 Februari 2016. Dan di Indonesia di populerkan pertamakali oleh ditayangkan oleh Stasiun Televisi MNCTV sejak tanggal 21 November 2016, setiap hari pukul 20.00 - 22.00 WIB, dan banyak mendapat perhatian para pemirsa diseluruh Indonesia.

KATA-KATA MENCINTAI SEPI MALAM INI

CCRG Remaja---sahabat muda yang aku cintai, dan aku sayangi, tulisan perdana tahun 2017 ini aku mulai dengan sebuah curhatan, (Biar ada juga artikel asli nich buat Google..He). Karena jujur saja aku sendiri memang lagi melow.. itu bukan karena aku lagi patah hati atau lagi galau-gundah gulana, tetapi ini adalah hasil perenungan ku sendiri, ketika malam pergantian tahun baru kemaren. Eh..sebelumnya aku ngucapin selamat tahun baru dulu deh..selamat tinggal tahun 2016 selamat datang tahun 2017, mari kita teruskan perjuangan dan terus bersemangat menghadapi hidup yang tidak pernah ada di halayan indah saja, tetapi harus kita jalani dalam kehidupan nyata yang sesungguhnya. 

Hari ini, kesepian terasa teramat wajar,  setelah terluka karena cinta, sang kekasih duduk sendiri menikmati hening dan sepi, Aku lihat dimenara yang tinggi, ada sesuatu yang terjal dari curahan hati terluka, dimana cinta yang pernah terjalin menjadi sesuatu yang semu, karena luka maka hati semakin dipenuhi angkara murka. Dalam kesepian ini tidak pernah ada harapan cinta. Hanya bayangmu dan harapan cinta, yang berlumur kesepian yang teramat wajar.

Dalam luka yang berlumur duka, saat hari terbentang di lautan  sunyi, biarlah cinta tenggelam dalam lautan kesepian, biarlah terbenam dijurang kehampaan, karena tidak pernah ada lagi cinta selain sepi yang merayu hati. Biarlah aku mencintai sepi.. malam ini.!!

10 TIPS SUKSES AGAR CEPAT PUNYA PACAR BARU BUAT REMAJA CEWEK

CCRG-Remaja---Sobat remaja semua yang ada di dunia ini sudah ditakdirkan ada pasangannya masing-masing. Termasuk kita, biar terus semangat hidup perlu pendamping yang setiap saat sehati dengan kita. Nah Buat kamu para Cewek yang jomblo, mungkin bosen terus-terusan jomblo dan pengen punya seseorang yg bisa nemenin hari-hari kamu lagi. Berbagai alasan bisa bikin kamu jomblo, tapi ada cara jitu buat jomblo biar dapet pacar baru. Mau tau?

Banyak cara buat dapetin pacar baru yang bisa kamu lakukan. Perlu di ingat, sebaiknya jangan mencari status, tapi menemukan cinta Kamu. Baca tips sukses punya Pacar baru buat Cewek Jomblo berikut:

Tips Biar Punya Pacar Baru Buat Cewek

1.) Lakukan Kegiatan Diluar
Pergi dan bersenang-senang keluar rumah sendiri atau bersama teman bisa membantu Kamu bertemu dengan orang yg tepat. Buat pertemanan baru di mana Kamu berada. Lakukan berbagai kegiatan yg menyenangkan, seperti nonton konser, mencoba resto baru, atau mengikuti kursus. Karna kamu gak akan pernah tau apa yg akan terjadi.

2.) Jangan Menutup Diri
Trauma dengan hubungan yg lama bisa membuat Cewek enggan membuka hati buat Cowok lain. Sakit hati yg berlebihan bisa menyebabkan Kamu jadi Cewek 'tertutup'. Coba sadari dan percaya bahwa suatu saat ada Cowok baik yg akan mendampingi Kamu.
Maka dari itu, jangan menutup diri dan perluas jaringan pertemanan untuk menemukan Cowok yg terbaik. Kalo gak pernah mencoba maka Kamu gak akan mendapatkan kekasih baru.

3.) Gak Perlu Terburu-buru
Gak perlu terburu-buru menjalin hubungan dengan seseorang. Hanya karena udah menjomblo selama setaun gak berarti Kamu harus cepat memutuskan untuk berkomitmen.
Kenali Cowok pilihan Kamu lebih dalam. Ingat, keputusan yg dibuat dengan tergesa-gesa bisa berujung penyesalan.

4.) Ubah Pola Pikir
Setiap Cewek punya kriteria masing-masing saat melihat seorang Cowok. Kalo pandangan tersebut belum berhasil coba ubah pola pikir Kamu. Misalnya, Kamu ingin Cowok yg bekerja di perusahaan besar, tampan, dan punya gelar sarjana tinggi. Coba jangan terpaku dengan kriteria itu.
Terbuka pada orang lain dan Kamu akan menemukan sesuatu yg berbeda. Mudahnya memilih pasangan membuat Kamu menemukan sesuatu yg sebelumnya mungkin diabaikan.

5.) Cari Cowok di Tempat yg Tepat
Kalo Kamu mencari Cowok di klub malam merupakan keputusan yg salah. Kecil kemungkinan mendapatkan Cowok baik di sana. Cowok yg tepat cenderung menjauhi tempat-tempat 'hang out' tersebut. Mungkin perpustakaan, toko buku, pameran budaya, atau tempat seminar bisa jadi alternatif Kamu mencari Cowok idaman.

6.) Berteman dengan Banyak Cowok
Banyak bergaul dengan teman-teman Cowok. Jalin komunikasi yg akrab dengan mereka. Kamu gak perlu malu atau segan meminta mereka mencarikan teman kencan karena kesempatan bisa datang di mana aja.

7.) Hidup Sehat
Hidup sehat akan membuat Kamu lebih segar. Tubuh yg bugar berpengaruh terhadap berat badan, kecantikan, dan karisma Kamu. Hal ini tentu membuat Kamu tampak menarik.
Dengan sehat dan bugar, Kamu gak hanya memberikan hadiah untuk diri sendiri, tapi Kamu menunjukkan potensial dan kelebihan Kamu.

8) Kembangkan Fisik
Kita perlu memperbaiki penampilan fisik agar telihat bugar dan ideal, buat kamu yang belum mempunyai tubuh ideal agaknya perlu olahraga yang sesuai dengan kondisi kita saat ini. 

9.) Positif Thingking
Perlunya berfikir positif agar pikiran kita terus terjaga baik untuk mendukung semangat hidup dan semangat untuk terus maju. Yakinkan diri kita bahwa kita pantas mendapatkan yang terbaik. Hidup memang diciptakan indah untuk kita, dan kita akan memilikinya bersama kekasih yang benar-benar kita cintai dan mencintai kita setulus hatinya.

10.) Introspeksi Diri
Kalo jalinan cinta Kamu selalu gagal, wkatunya intropeksi diri. Mungkin ada yg slaah dari diri Kamu. Cobalah memulaimenjadi Cewek yg diinginkan Cowok. Umumnya, Cowok suka Cewek yg humoris, ramah, dan gak banyak menuntut.

Demikian sahabat terfcinta tentang 10 tips sukses Agar cepat Punya pacar baru buat remaja cewek, terutama buat yang baru saja putus cinta, jangan galau dan patahati, biar semangat karena hidup terus berjalan dan dunia tidak selebar daun kelor, masih banyak pacar dan cinta lainnya yang lebih baik dari si dia di luar sana..Move on..Thanks..

Sumber: wolipop.detik.com.

KUMPULAN KATA-KATA INDAH UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU 2017

Sambut tahun Baru
CCRG Remaja---sahabat remaja, bentar lagi kita akan berpisah dengan tahun 2016, dan tanpa terasa tahun 2017 telah mendekati kita, banyak kenangan dari perjalanan tahun lalu yang meninggalkan kenangan manis bagi kita

"Kemaren Usiaku masih 17 saat remaja semangat menyala-nyala, sekarang tetap menyala dengan bertambah usia mengalahkan nyata kembang api di atas sana, selamat tahun baru wahai sobat muda"

"Hari, bulan, tahun, terus berganti dan berlalu, kata-kata akan habis dimakan usia, tetapi doa akan selalu hadir semoga Tuhan terus bersama kita di tahun baru ini".

"Kita boleh memimpikan kedamaian sebesar yang kita inginkan, namun jika tak ada persaudaraan, apalah arti kedamaian itu. Selamat tahun baru, selamat membangun istana kedamaian"

"Selamat datang tahun baru, tahun yang penuh kebahagiaan, kesenangan, kesehatan, kesuksesan, dan kedamaian"

"Tahun baru bagaikan membuka lembaran baru berupa kertas kosong, kertas yang akan kita tuliskan berbagai kata dan makna kehidupan yang akan datang"

"Selamat tahun baru dan semoga hidup kita terbebas dari keraguan dan ketakutan, digantikan oleh keberanian dan kebahagiaan"

"Biarkan yang lalu menjadi kenangan dan pengalaman, karena masa depan masih menanti perjuangan dan kemantapan diri kita"

"Kita tak bisa mengendalikan angin saat berlayar, tapi kita bisa menyesuaikan layarnya. Selamat berlayar, dan selamat menjemput takdir di tahun baru ini"

"Jangan sesali masa lalu, jangan mengkhawatirkan masa depan karena selalu ada harapan dan kemungkinan terbaik untuk awal yang baru"

"Apalah makna tahun baru tanpa disertai semangat dan optimisme baru"

"Hadiah terbaik untuk mengawali tahun baru ini adalah hadiah yang kita berikan atas pencapaian diri yang selama ini kita lakukan"

"Jadilah cahaya dalam balutan kegelapan yang kelam, jadilah inspirasi yang mampu membuat perbedaan. Selamat tahun baru 2016"

"Tahun baru bukanlah ajang pesta, karena yang terpenting adalah mengoreksi dan mengevaluasi kesalahan untuk menjadi lebih baik lagi di tahun mendatang"

"Mari berdoa, saling peduli, saling tersenyum dan berbagi untuk menyongsong pergantian tahun yang memukau"

"Aku selalu berharap semoga sang mentari senantiasa menyinari hatimu, kesuksesan selalu menyertaimu, dan kebahagiaan akan datang menjawab doa-doa mu di awal tahun ini"

"Selalu ada harapan dan jawaban atas segala impian. Selamat tahun baru untuk para pemimpi"

"Tahun baru berarti tujuan baru, semangat baru, dan tantangan hidup baru untuk kita semua"

"Mari melangkah dengan semangat yang lebih menggelora dan tekad yang lebih membaja dalam mengawali tahun yang penuh makna"

"Gemerlapnya tahun baru takkan mampu menyaingi sinar senyum mu di hati ku. Happy new year kekasihku"

CERPEN PATAH HATI : SENJA KELABU

Senja Kelabu : Cerpen Karangan: FikaLiv

Aku 22 tahun. Dan gadis itu 20 tahun.
Gadis itu akan berdiri di pinggir jembatan Sungai Gamping tepat pada pukul lima sore. Kedua tangannya mencengkram erat pembatas jalan, seolah-olah ia membutuhkan pegangan untuk berpijak. Sekian detik berlalu, namun tak kutemui gerakan dari gadis itu. Ia tetap diam, menatap lurus langit barat yang berhiaskan warna jingga. Deru kendaraan yang berlalu-lalang di belakangnya sama sekali tak ia hiraukan. Seolah ia hanya sendiri disana, dengan dunia yang ia ciptakan sendiri. Tanpa gadis itu sadari, dunia khayalnya itulah yang membuatnya seperti ini. Menutup diri dari hiruk-pikuk kehidupan. Menjelma menjadi manusia hidup namun diam layaknya patung.

Aku mendesah tak kentara. Setengah jam sudah aku duduk di warung tenda di seberang jalan. Sialnya, aku hanya bisa mengamati gadis itu tanpa bisa menjamah dunia khayalnya. Jika diperbolehkan, aku ingin menemaninya melepas senja. Syukur-syukur bisa menyeruak ke dalam dunianya. Sayangnya, aku tak berhak akan itu. Karena sedari awal aku sudah mensugesti diriku untuk tak mencampuri urusan gadis itu. Aku hanya harus mengantarnya melepas senja. Ya, itu saja. Namun terasa menyakitkan bagiku.

“Mas, itu temannya ngapain? Dari seminggu yang lalu kok berdiri di pinggir jembatan terus?”
“Tak apa”.
Sesingkat itu jawabanku pada sang pemilik warung. Kulihat pemilik warung tersebut mencebikkan bibir tanda tak puas dengan jawabanku. Biarlah. Aku tak berniat menceritakannya pada siapapun. Lagipula, apa yang harus kuceritakan.
Ya. Sudah sejak seminggu yang lalu aku menemani gadis itu disini. Ah, lebih tepatnya mengantarkannya. Sebab gadis itu memintaku untuk membiarkannya sendiri di pinggir jembatan.
“Aku ingin sendiri.”
Itu yang dikatakannya ketika aku mengutarakan niatku untuk menemaninya di pinggir jembatan. Setidaknya hanya sekedar berdiri, tak mengapa. Namun sekali lagi, ia melarangku. Jujur, aku tak tega membiarkannya tersuruk di dalam sepi. Namun apa boleh buat jika itu yang diinginkannya.

Aku menyesap kopi yang tersisa di cangkirku. Setelah memberikan sejumlah uang kepada pemilik warung, aku beranjak berdiri. Jam sudah menunjukkan pukul 6 petang. Matahari sudah tergelincir di ujung barat. Meniggalkan semburat jingga yang mulai terlihat samar-samar karena tertutup oleh gelapnya langit menjelang malam.

Aku harus segera membawa gadis itu pulang sebelum dinginnya malam membuatnya menggigil. Kakiku melangkah menyeberangi jalan. Kini aku telah berdiri di sampingnya. Meskipun wajahnya tertutup oleh rambut panjangnya yang tergerai, namun aku tahu fokusnya tertuju pada bantaran sungai, entah apa yang diamatinya. Sepertinya gadis ini belum menyadari keberadaanku.
“Ayo pulang…” suaraku tertelan oleh gemuruh arus sungai. Namun cukup terdengar oleh telinga gadis di sampingku.
Gadis itu menoleh. Hatiku mencelos ketika mendapati wajahnya yang tampak pucat. Sorot matanya yang biasanya berbinar kini berubah redup. Yang kukira tatapan rindu kini berubah sendu.
“Dia pasti kembali, bukan?”
Pertanyaan yang sama seperti enam hari terakhir dan di waktu yang sama pula. Pukul enam petang menit ke lima detik ke empat. Dan jawaban yang kuberikan tetap sama. Seulas senyum tipis yang kuharap mampu menenangkannya.

Tangan kananku merengkuh pundaknya yang tampak rapuh. Gadis itu diam, menurut, saat aku menggiringnya menuju tempat dimana motorku terparkir. Aku naik ke atas motor matic warna putih milikku. Sekali lagi, gadis itu menatap langit barat yang sudah sepenuhnya berubah gelap. Kudengar helaan napas berat dari gadis itu. Ia menatapku, mengisyaratkan agar aku memperbolehkannya untuk tinggal sebentar lagi. Namun aku menggeleng dengan senyum hangat yang terpetak di bibirku. Aku menggedikkan daguku ke jok belakang. Gadis itu memberengut, namun akhirnya menurut.

Gadis itu adalah juniorku sewaktu kuliah. Kami sama-sama mengambil jurusan Psikologi. Kami berdua begitu dekat. Tampak seperti kakak dan adik. Aku tahu banyak tentang dia. Apa kebiasaannya, apa yang dia suka dan tak ia suka, bahkan aku tahu siapa kekasihnya. Pria berumur duapuluhtiga tahun dari Fakultas Tekhnik Geologi. Keduanya sudah menjalin hubungan selama dua tahun. Gadis itu sangat mencintai kekasihnya. Ia yakin bahwa pria itu akan menjadi pelabuhan terakhirnya. Seperti itu harapan orang-orang yang percaya akan cinta sejati. Hingga suatu hari, tepatnya seminggu yang lalu, pria tadi meninggalkan gadisnya di pinggir jembatan Sungai Gamping. Aku menyaksikan sendiri bagaimana hancurnya gadis itu ketika sosok yang ia cintai melenggang pergi meninggalkannya sendirian di pinggir jembatan. Membiarkannya menangis miris di bawah langit senja. Aku menghampiri gadis itu, mengusap pelan lengannya, berusaha meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja.
“Aku berjanji akan menunggunya disini hingga ia kembali.” Ikrarnya pada langit senja.
Dalam hati aku berjanji untuk mengembalikan binar di kedua matanya.

Aku 27 tahun. Dan gadis itu 25 tahun.
Lima tahun berlalu dan rutinitas masih terus berlanjut. Sama seperti lima tahun terakhir, gadis itu akan berdiri di pinggir jembatan Sungai Gamping tepat pukul lima sore. Sejak dua tahun yang lalu, gadis itu sering mengenakan pakaian serba hitam. Aku tak mengerti mengapa. Mungkin hitam menggambarkan suasana hatinya yang selalu kelabu.
Aku tetap setia mengantar gadis itu dan menuggunya hingga matahari kembali keperaduan. Tak ada alasan untuk meninggalkannya. Tak ada alasan pula untuk tetap bertahan di sampingnya. Bisa saja aku berhenti menemaninya dan menggeluti pekerjaanku sebagai seorang Psikolog. Aku sendiri tak mengerti mengapa aku memilih bertahan. Padahal semua yang kulakukan tak ada untungnya bagiku. Mungkin karena aku kasihan pada gadis itu. Atau mungkin karena dia juniorku sewaktu kuliah. Atau justru karena- Ah, lupakan.

Kini warung tenda yang biasa kusinggahi sudah pindah entah kemana. Semenjak saat itu, aku memilih duduk di atas motor sembari mangamati gadis itu yang termenung di pinggir jembatan. Aku menyulut putung rok*k. Kuhisap dalam-dalam lantas menghembusannya perlahan. Asap rok*k membumbung di depanku, menciptakan aroma tak sedap yang mengganggu indra penciumanku. Belakangan ini pikiranku dipenuhi oleh pertanyaan-pertanyaan yang tak kuketahui jawabannya. Ini semua disebabkan oleh kebersamaanku bersama gadis itu yang terasa tak lagi sama. Ada yang berbeda ketika aku memboncengnya, ketika tangan mungilnya melingkari perutku dan ketika aku menatap jauh ke dalam matanya. Akhirnya aku lari pada rok*k. Berharap rok*k bisa sedikit menenangkanku.

Langit berubah mendung. Sekian detik kemudian air berjatuhan dari langit. Tak terduga, hujan deras melanda tiba-tiba. Aku membuang puntung rok*kku dan segera mengambil payung yang kusimpan di jok dalam motor. Tanpa berpikir panjang aku berlari menyeberangi jalan menuju gadis itu. Karena aku yakin sekalipun hujan tak kunjung berhenti, gadis itu akan tetap berdiri disana hingga matahari benar-benar tenggelam. Aku merutuki pendiriannya yang justru bisa membuatnya jatuh sakit.

“Sampai kapan kamu akan terus seperti in?” tanyaku sembari memayungi dirinya dan juga diriku.
Gadis itu bungkam, tak menjawab. Aku mendesah kasar atas keterdiamannya.
“Dengar…”
Aku memutar tubuhnya menghadapku. Kupegang erat bahunya dan kutatap lembut kedua matanya.
“Dia mungkin lupa dengan janjinya untuk kembali. Jadi kumohon berhentilah untuk menunggunya. Kau hanya menyiksa dirimu sendiri.”
Gadis itu menggeleng. Tatapan matanya tampak kosong. Lingkaran hitam terlukis di kantung matanya. Oh, betapa mengenaskan keadaan gadis itu.
“Dia pasti kembali.”

Setelah berkata demikian, gadis itu kembali menatap langit barat. Eloknya semburat jingga tertutup oleh awan mendung yang mendominasi. Lagi-lagi gadis itu tampak asyik dengan dunianya sendiri. Mungkin saja ia tengah mengenang kebersamaan bersama kekasihnya di masa lalu. Huh, ini membuatku cemburu. Tunggu, apa tadi yang kubilang? Cemburu?
“Mungkin takdirmu bukan bersama orang yang selalu kamu tunggu. Tapi bersama orang yang selalu menunggumu.”
Aku tak mengerti benar apa yang aku ucapkan. Yang jelas kalimat itu meluncur bebas dari bibirku tanpa kukomando. Mungkin inilah jawaban atas berbagai pertanyaan yang menghantuiku. Maafkan aku yang tak bisa mempertahankan predikat ‘Kakak-Adik’ yang terlanjur melekat pada kita, ujarku dalam hati.
Gadis itu menoleh. Tetap dengan tatapan kosongnya. Tampak tak ada riak sama sekali di wajahnya.
“Berhentilah menunggunya. Lihat aku. Aku yang selalu mencintaimu.”
Aku mencintai gadis itu. Ya, itulah satu-satunya jawaban yang tepat.
Di bawah langit senja, aku mengutarakan perasaanku. Berharap rasa itu tak hanya sekedar menjadi milikku.
“Aku…”
Dalam sekejap matanya yang tampak redup, berbinar bahagia. Namun sayangnya bukan aku yang menciptakan binar di kedua matanya. Bagaikan tersambar petir, gadis itu langsung berlari menubruk tubuh pria yang entah sejak kapan berdiri di belakangku
“Kau kembali…”
Dengarlah, nada suaranya terdengar bahagia. Seolah beban berton-ton telah terangkat dari pundaknya.
“Maaf telah membuatmu menunggu terlalu lama.”

Pukul enam petang menit ke lima detik ke empat. Tak ada ada lagi pertanyaan itu. Sebab kini pertanyaan yang selalu gadis itu tanyakan terjawab sudah. Penantiannya berujung indah. Pria itu datang lagi. Menuntut kembali cintanya yang belum terselesaikan. Tampak lupa jika ia pernah mencampakkan gadisnya.
Inilah jawaban yang sesungguhnya. Aku harus rela melepaskan gadis itu, bahkan sebelum aku sempat memilikinya. Ini adalah akhir kisah yang kunikmati alurnya, namun kubenci akhirnya.

Di bawah guyuran hujan, aku meratapi senja yang berubah kelabu. Selayaknya hatiku yang menangis pilu.

Cerpen Karangan: FikaLiv
Facebook: Livia Musfika

CERPEN : I MISS YOU

I Miss You
Oleh : Darsy Triaini

Senja. Siluet orange membuat sepasang mata ini enggan memalingkannya. Senja. Semilir angin sepoi-sepoi membuat hati ini damai. Di kota ini Aku selalu menunggu kabar seseorang nan jauh di sana. Aku berharap ia kan cepat kembali. Namun Aku risau. Sudah lima bulan ini. Ia tak mengirimkan kabar.
Apa yang terjadi di sana? Kenapa tak ada kabar? Apakah ia merindukan Aku? Seperti hati ini yang selalu merindukannya? Mungkinkah ia melupakan Aku? atau jangan-jangan ada seseorang yang menggantikan posisiku? Entahlah. Pertanyaan-pertanyaan itu membuat Aku semakin gila.

“Ega… apa yang kau lalukan?”
“Hehehe… lagi liat bulan kak”
“Akhir-akhir ini kau membuat kakak khawatir. Terlihat sangat mengerikan. Kau kenapa, ga?”
“Aku gak pa-pa kak”
“Jangan bohongi kakak. Apa ada masalah dengan pangeran mu?”
“Emmm kakak mau kemana lagi malam ini?”
“Jangan mengalihkan pembicaraan. Jawab dulu pertanyaan kakak tadi”
“Aaagh… kurasa kakak tau jawabannya”
“Benarkah? Kalo begitu ayo ikut kakak”
“Ke pesta? Aaagh.. aku gak mau kak”
“Udah ikut aja. Buruan ganti”
“Aiiissh… kak Egi kan tau sendiri, kalo Ega gak suka acara kek gituan”
“Jangan bawel. Buruan sana ganti”
Sikap kak Egi tak seperti biasanya. Membuat Aku curiga. Tapi Aku tak berani menolak ajakkannya.
Setelah peristiwa kecelakaan sepuluh tahun silam. Kak Egi. Keluarga satu-satunya yang kumiliki. Semenjak itu kak Egi selalu sibuk dengan status yang disandang. Mengantikan posisi Papa. Dan juga peran sebagai orangtua.

“Wow… pestanya mewah sekali”
“Ssst.. jangan keras-keras Ega”
“Hei… Egi. Kali ini kau datang dengan siapa?”
“Ah.. kau ini jangan berkata begitu. Seolah aku ini playboy di matamu”
“Hehehe… terus yang kemarin kemana?”
“Asma gak bisa menemaniku malam ini. Terpaksa aku menggandeng adikku”
“Heee ini adikmu? Wah… ternyata kau punya adik secantik ini, gi”
“Kenalin, Ega namanya. Ga, ini Ray teman bisnis kakak”
Aku menjabat tangannya. Seraya tersenyum.
“Iya aku Ray. Senang berkenalan denganmu, Ega” kata cowok itu membalas jabatan tanganku.
Melihat pandangan Ray membuatku muak. Kak Egi benar-benar membuatku kesal. Bisa-bisanya ia mengatakan terpaksa membawa Aku ke acara tak penting seperti ini. Asma. Siapa dia? kenapa kak Egi tak pernah cerita? Entahlah. Mungkin kak Egi terlalu sibuk untuk cerita.

Apa-apaan ini?. Kenapa Aku hanya diacuhkan. Aku bagaikan arca hidup mendengarkan obrolan mereka. Menyebalkan. Kebiasaan kak Egi ketika bertemu temannya. Asyik sendiri tanpa mempedulikan Aku.

“Kak Egi, Aku ambil minum dulu”
Kak Egi keterlaluan. Ia hanya Mengangguk tanpa melihat Aku. Mengambil minum hanya alasanku untuk menghindari obrolan mereka yang tak paham dengan topik pembicaraannya. Aku melirik kursi kosong. Tapi posisinya membuat Aku risih. Ya sangat dekat dengan panggung. Aku mengurungkan niat. Semua mata melihat ke depan ketika mendengar master of ceremonies membuka acara.
“Selamat malam para tamu undangan. Terima kasih atas ke hadirannya”
Ia memperkenalkan dirinya. Lalu ia memanggil seseorang. Burhan Wijaya. Siapa itu? Entahlah. Aku tak mengenalnya. Mungkin kak Egi kenal? Setelah dipanggil namanya, lelaki paruh baya naik panggung.
“Terima kasih yang telah hadir di sini. Langsung saja pada intinya. Bahwa malam ini tepat pada ulang tahun Hotel ini saya ingin mengenalkan CEO baru.
Katanya seraya tersenyum bersahaja. Semua bertepuk tangan mendengar ucapan lelaki paruh baya itu.
“Dia baru tiba di kota ini. Oh betapa kejamnya saya langsung menyuruh dia ke acara ini. Hehehe. Baiklah. Mungkin kalian sudah penasaran. Kenzie Wijaya. Ya itulah orang yang akan menggantikan aku”
Kali ini semua hadirin berdiri sambil bertepuk tangan menyambut nama itu. Siapa? Kenzie Wijaya? Apakah dia, Kenzie yang meninggalkan Aku dua tahun silam? Benarkah dia Kenzie? Benarkah dia kembali? Bukankah Kuliahnya belum selasai?. Ini membuat Aku semakin gila.

“Duh.. mana gak keliatan lagi. nih orang-orang duduk kek. Ah mungkin bukan Kenzie yang aku inginkan. Namanya saja sama” Aku berkata dalam hati sambil melangkah melanjutkan niat menuju taman.
Aku tersentak ketika lelaki yang disebut namanya tadi memberikan kata sambutan. Benar. Dia Kenzie yang membuat Aku menahan sesaknya rindu selama ini. Membuat Aku gila menunggu kabarnya. Entahlah. Kenapa Aku menangis melihatnya. Aku lari menuju taman. Aku tak sanggup dengan hati ini yang entah berantah rasanya.

“Terima kasih. Senang rasanya saya bisa berdiri di sini dan menghirup udara di negara ini. Papa terima kasih atas amanah nih semoga saya bisa melakukan dengan baik” Itulah yang ia katakan. Kelihatanya tepuk tangan mengakhiri perkataan dia. Aku sibuk dengan air mata yang tak mau berhenti. Hingga tak menyadari ada orang yang berdiri di sampingku.
“Ehm… hei.. peri kecil lama tak jumpa”
Aku tak menjawab sapaan dia. Aku langsung menghambur memeluknya. Dia tak komentar dengan Sikapku.
“Hei.. kenapa kau menangis?” cemas Kenzie sambil melihat wajah Aku.
Aku hanya mengelengkan kepala sambil mengeratkan pelukan.
“Jangan menangis. Kau membuatku berpikir seperti orang jahat”
“Kau memang jahat. Kau sudah beberapa bulan tak ada kabar. Kau kemana? Apa kau punya peri baru di sana dan melupakan Aku”
“Heee… apa yang kau katakan sayang. Mana mungkin itu kulakukan. Hanya saja, aku semakin ingin bertemu ketika selesai chatting”
“Hiks… Aku merindukanmu”
“Apa kau pikir aku tidak?”
Kata Kenzie sambil mengeratkan pelukkannya.

Tamat

Sumber: Cerpen Darsy Triaini di blog lovebluedarsy08.blogspot.co.id

SYAIR CINTA DI PANTAI SENJA

Cinta dipantai Senja
Senja di pantai ini, meninggalkan jejak dan kenangan masa lalu kita
di bibir pantai telah berhias warna merah, semerah bibir mu
Setiap kata yang kita ucapkan jadi makna cinta 
selamanya mengarungi setiap penjuru waktu

Untukmu kekakasih, senja dipantai cinta
akan kita lawati dengan penuh kesetiaan dan harapan
bukan mimpi terindah yang akan datang disana
tapi surga yang mengembang disetiap perjalanan

Berteman angin dan melodi ombak pantai
pasir putih mengurai jejak-jejak masa lalu 
Bersama camar yang gelisah di sisi hari
disetiap butiran mutiara mengurai rindu untukmu

Kita tunggu mentari terbenam digaris lautan
Kata tunggu burung elang yang pulang kesarang
Di akhir perjalanan ini tangan kita tetap bergandengan
Bersama tawa ceria anak-anak kita yang akan berdatangan. 

* * *
Memori Pantai kuta Bali 2015
Untuk Kekasih Ku "N" di Keabadian
Teriring do'a agar engkau selalu bahagia. 

CERPEN : CINTAKU BERTEPUK SEBELAH TANGAN

Cintaku Bertepuk Sebelah Tangan
Oleh : Alifah

Namaku Ririn, Usiaku..hemm. aku baru kelas 9 SMP aku mencintai seorang pria yang mungkin gak cinta sama aku namanya Rio, cerita cintaku dimulai di sini.

Suatu hari di sekolah ada anak baru cowok ganteng lagi dan kelihatannya dia baik juga, di depan kelas dia memperkenalkan dirinya, setelah itu bu guru mempersilahkannya duduk di sebelahku, tentu aku suka karena saat aku melihatnya aku sudah mulai suka padanya.

Waktu istirahat aku memperkenalkan diriku padanya walaupun aku malu malu.
“Hai, nama gue ririn” Ucapku
“Gue rio” Jawabnya
Kita berbincang bincang dan dia berbicara. “Rin kita kan udah kenal boleh dong gue jadi temen lo?”
“Tentu dong kita temenan..”
“Ok teman..”

Lama kami berteman dan aku mulai merasakan cinta saat di dekatnya, aku mau nyatain perasaanku sama dia tapi aku takut sekaligus malu. Aku tau memang cewek tidak sepantasnya menyatakan cintanya terlebih dahulu tapi yaaa mau gimana lagi.

Suatu hari saat jam istirahat di sekolah aku sedang ngobrol sama rio di kelas dan kami cuma berdua dan aku menyatakan cintaku padanya.
“Rio, gua mau ngomong jujur sama lo” ucapku sambil bergetar
“Mau ngomong apa sih kok kayanya serius banget?”
“Ya ini memang serius, rio sebenernya gua cinta sama lo”
Rio terlihat sangat kaget dan dia hanya diam
“Rio?”
“Iya, maafin gua rin tapi… Gua gak cinta sama lo gua cuma nganggep lo tuh temen biasa aja”
Mendengar itu hati gua sakit banget.
“Maap ya rin.” kata rio
Lalu rio ke luar kelas meninggalkanku sendiri…

Di dalam kelas aku berpikir “Apa ini cintaku bertepuk sebelah tangan? Gua gak percaya… Tapi kenapa selama ini rio kayanya sayang dan cinta sama gua? Gua gak percaya ini terjadi!!!”
Gua nangis di kelas sendirian dan gue langsung ngambil tas lalu aku pulang lewat gerbang belakang sekolah.

Di rumah juga aku ngurung diri di kamar sambil nangis.
“Gua gak boleh gini terus gua harus ngelupain rio” kataku

Setelah kejadian itu gua sama rio gak pernah ngomong bareng lagi dan ya. Gua bisa ngelupain dia dan sekarang juga aku sudah punya pacar yang sungguh cinta sama aku.

Tamat

Cerpen ini Karangan: Alifah
yang di unggah pertama kali memlalui akun Facebooknya Alifah

FUNGSI LDR PACARAN JARAK JAUH - AKU CUMA PUNYA HATI

CCRG-Remaja---Sobat muda dimana saja berada, maksudnya baik yang di dalam negeri, ataupun diluar negeri, terutama kamu yang sekarang lagi ngejalanin pacaran model jarak jauh. Kayaknnya perlu deh menyimak postingan kali ini. 

Iseng-iseng aku buka-buka FB dan nemu gambar di bawah ini, kontan saja aku langsung tertarik, sebuah gambar yang diunggah salah satu temen dari temen, entah temen yang mana dan dari mana aku lupa, yang jelas kenalan di FB aja.. sebenarnya aku sering liat statusnya dia, bawaannya galau mulu.. pasti lagi mikirin dan gelisah buat si diax yang jauh di sana.

Aku ngebayangin gimana rasanya punya pacar yang jauh, pacaran jarak jauh itu katanya enak-enak sakit, enaknya kalo sudah ketemuan melepas rindu jadi luar biasa, sakitnya menahan rindu itu beraaat banget. Apa lagi jika perasaan lagi dalam kondisi negatif, bawaannya was-was mulu..curiga.. dan ketakutan berkepanjangan..jangan2 si dia sudah ada yang lain. Parahnya kalo kita dapat kabar dan bukti nyata bahwa sidia memang mendua..ahh..

Jadi aku pikir, kalo sudah dalam kondisi ini, mending kamu pasrahin aja, kalo sudah terjadi ya terjadilah, itu kalo memang kamu sangat cinta banget sama si doi, bilang aja "Aku cuma punya hati"..hahah..

so... gimana sobat..masih mampu bilang "aku cuma punya hati????"

Pencarian


Diberdayakan oleh Blogger.